Bohong Krem

Pernah suatu kali bertanya pada sodara yang cukup dekat tentang nama ktp saya via media sosial. Badala, jawabannya berbelit-belit sekali! Lalu saya kejar jawaban sampai yang sebenar-sebenarnya. Masih saja ngeles. Duh.. Gregetan! Lama sekali. Pikir saya waktu itu pasti dia lagi ngubek data saya di internet. Sampai pada menit ke sekian lamanya saya baru dapet jawaban jujurnya yang dirangkai dengan kalimat ngeles. Apa yang saya dapat dari obrolan tersebut? Bohong krem! Bukan bohong putih ya. Bohong putih masih dibolehkan agama pada saat-saat tertentu. Sedangkan bohong krem menurut saya adalah bohong dengan maksud untuk menyenangkan orang lain karena ga enakan. Ga enak karena malu mengakui ketidaktahuannya dan ga enak karena takut menyakiti hati orang lain. Ketahuilah, itu justru sama sekali tak menyenangkan. Iya.. Karena kita tau dia bohong. Klo ga tau kenapa ga langsung jujur aja sih? Kenapa untuk jujur harus pake berbelit-belit dilengkapi kebohongan? Jika kita tau, bicara jujur sesegera mungkin justru lebih melegakan semuanya. Iya begitu caranya menyenangkan diri sendiri dan orang lain.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s