Sendiri

Pada dasarnya kita memang hidup sendiri, untuk diri sendiri. Dari lahir sampai mati. Dan selalu berbicara tentang diri sendiri.

Adanya orang lain adalah lumbung ladang amal dari Illahi. Untuk berbagi, simpati dan empati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s